Tuesday, November 17, 2009

Tetap modis disaat hamil


Hamil kadang membuat orang urung niat untuk tampil dengan model pakaian yang sering dipakai saat perut masih rata. Bentuk perut yang membuncit dan besar memang sering jadi halangan bagi Anda yang sedang hamil untuk tampil fashionable tetapi tetap nyaman. Padahal siapa bilang yang namanya sedang mengandung Anda lantas hanya mengakrabkan diri dengan daster saja?
Dari sekian banyak model Pakaian Hamil yang ada di maternity section, toh Anda masih bisa dengan bebasnya memilih pakain hamil yang nyaman dipakai dan tetap terlihat chic. Kali ini kami akan membimbing Anda agar tidak bingung dan ‘tersesat’ di bagian pakain hamil. Walaupun tidak seseksi seperti saat Anda belum menenteng si kecil kemana-mana dan tampil lebih kalem, yang jelas akan jauh lebih menarik dan enak dilihat daripada hanya berdaster ria saja..
* Katun! Ini sudah jelas harus menjadi pilihan utama sebagai bahan dari pakain hamil yang Anda kenakan.

* Jika Anda bosan dengan baju terusan khas wanita hamil, pilih saja pakaian two pieces. Syaratnya tentunya adalah si celana harus longgar dan akan lebih baik lagi bila berbahan kaus atau katun, dengan karet pinggang yang tidak ketat.

* Untuk Anda yang sudah mulai tampak besar dan berisi, entah itu karena memang pada dasarnya sudah ‘besar’ dan terlebih lagi karena hamil, hindari motif pakain hamil dengan bunga-bunga besar. Bunga-bunga kecil selain terlihat lebih manis juga akan menyeimbangkan proporsi Anda.

* Bila Anda sudah masuk hamil tua, kenakan saja pakain hamil yang one piece. Pada sisa kehamilan yang memasuki semester 3 biasanya kandung kemih sudah semakin tertekan dan Anda akan semakin sulit menahan keinginan untuk buang air kecil.

* Jika bosan mengenakan baju terusan one piece tetapi sudah tidak mungkin beralih pada yang two pieces, jangan kuatir. Tetap kenakan terusan tersebut, dan lapisi dengan bolero atau tumpuk saja dengan pashmina berbahan tipis dan dingin (mengingat wanita hamil lebih mudah berkeringat).

* Bila Anda ingin pakaian hamil ini juga bisa dikenakan saat selesai melahirkan juga bisa kok. Pilih saja blus yang memiliki kancing depan untuk mempermudah menyusui.

hanyawanita.com

Hypertensi...cegah dengan gaya hidup


TEKANAN darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor risiko paling berpengaruh penyakit kardiovaskular. Pola hidup tidak sehat merupakan faktor pemicu utama dari gangguan kesehatan ini.

Sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui dirinya mengidap masalah itu sebelum memeriksa tekanan darah. Gangguan ini dikenal juga sebagai heterogeneous group of disease karena dapat menyerang siapa saja dari berbagai kelompok umur dan kelompok sosial-ekonomi.

Hipertensi merupakan keadaan saat tubuh kehilangan atau tidak mampu mengendalikan tekanan darah sehingga mengalami tekanan berlebihan. Akibatnya, volume darah meningkat dan saluran darah menyempit sehingga jantung memompa lebih keras untuk menyuplai oksigen dan nutrisi kepada setiap sel di dalam tubuh.

Sedangkan tekanan darah diukur berdasarkan tekanan terhadap dinding pembuluh darah (dalam mmHg). Angka 120/ 80 mmHg adalah tekanan darah yang normal yang terjadi pada waktu jantung memompa (sistole) dan istirahat (diastole).

"Jika tekanan darah melebihi tingkat normal, maka risiko kerusakan bisa terjadi pada organ vital di dalam tubuh seperti jantung, ginjal, dan otak," tutur ahli jantung dan hipertensi dari RS Pusat Jantung Nasional-Harapan Kita Prof Dr dr Budhi Setianto SpJP.

Tekanan darah yang tinggi akan menyebabkan pembengkakan jantung, penyempitan pembuluh darah, dan koroner. Kombinasi komplikasi tersebut mampu meningkatkan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular dan gagal jantung. Oleh karena itu, pengenalan dini terhadap hipertensi serta penanggulangannya dapat menurunkan angka kematian.

Sangat disayangkan, minimnya pengetahuan sering kali membuat masyarakat mengabaikan hipertensi dan komplikasi yang ditimbulkan. Sebenarnya bukan perkara sulit untuk mengontrol tekanan darah normal.

Mengubah gaya hidup tidak sehat dan kembali pada pola hidup sehat merupakan langkah utama yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kardiovaskular, morbiditas (kesakitan), dan mortalitas (kematian).

"Lifestyle modification yang terdiri dari mengatur pola makan mengontrol berat badan, mengurangi alkohol, dan berolahraga," ungkap Budhi ketika disinggung mengenai upaya pencegahan hipertensi.

Globalisasi memang telah menyebabkan perubahan gaya hidup dan pola makan. Asupan makanan sering kali dikaitkan dengan penyakit, termasuk hipertensi.

Hipertensi erat kaitannya dengan asupan mineral ion-ion di dalam tubuh seperti sodium, natrium, chlor, fosfor, dan kalium. Oleh sebab itu, hipertensi terkait dengan asupan garam terutama garam dapur. Dalam keadaan orang dewasa normal dibutuhkan asupan garam 2 gram/ hari, tetapi tetap disesuaikan dengan aktivitas yang dijalani.

Sebagai contoh, olahragawan yang mengeluarkan banyak keringat tentu akan membutuhkan asupan garam sekitar 6-8 gram/ hari. Asupan garam ini diperlukan untuk kebutuhan beraktivitas sehari-hari sebagai penyeimbang sodium yang keluar dalam bentuk urine, keringat, dan feses.

Garam yang masuk harus seimbang dengan garam yang keluar. Sebenarnya kebutuhan garam di dalam tubuh sudah terpenuhi dalam menu makanan sehari-hari. Sayuran, nasi, gandum, kacang, roti atau jenis makanan yang lain sudah cukup menyuplai kebutuhan garam di dalam tubuh. Akan tetapi, sering kali orang menambahkan garam di meja agar makanan semakin gurih dan lezat. Penambahan kecap pun bisa menambah asupan sodium dan chlorida.

Kondisi inilah yang menyebabkan asupan garam berlebihan di dalam tubuh. Apabila kondisi berlanjut, artinya asupan garam lebih dari yang dibutuhkan akan menyebabkan gangguan metabolisme. Salah satu dampaknya adalah tekanan darah tinggi. Sebab itu, Fransisca menyarankan penderita hipertensi tidak menambahkan garam lagi ke dalam makanan.

Jerawat oh Jerawat


Jerawat biasa terjadi pada setiap orang terutama di masa remaja. Jerawat dapat memalukan juga menyakitkan. Jerawat pada wajah perlu dihilangkan karena dapat mengurangi rasa percaya diri. Wajah sehat tanpa jerawat?


Jerawat bisa timbul dari banyak hal, namun kehadirannya bisa dikendalikan. Tentu saja Anda harus merubah kebiasaan dan melakukan sedikit usaha ekstra untuk menghindari munculnya jerawat.


Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara menghilangkan jerawat pada wajah baik cara menghilangkan jerawat batu ataupun jerawat biasa yang ada di wajah. Cara menghilangkan jerawat yang aman adalah secara tradisional. Jika kita menggunakan penghilang jerawat berbahan kimia terkadang membuat iritasi pada wajah.

Cara menghilangkan jerawat memang perlu diperhatikan guna mengembalikan kecantikan pada wajah anda. Wajah cantik menjadi idaman setiap wanita. Oleh karena itu kita butuh cara merawat wajah dan mengetahui bagaimana cara mengatasi masalah yana ada pada wajah anda.


Cara menghilangkan jerawat dapat dilakukan secara tradisional ataupun modern. Cara menghilangkan jerawat secara tradisional salah satunya adalah dengan rajin mencuci muka, sedangkan cara modern menghilangkan jerawat adalah dengan menggunakan teknologi atau peralatan canggih dari dokter.


Beberapa cara menghilangkan jerawat :


1. Rajin mencuci muka. Tapi jangan asal cuci muka. Basuh juga bagian leher dan jidat setidaknya 2 kali seminggu. Pijat wajah Anda dengan gerakan memutar dan basuh menggunakan air hangat.


2. Tambahkan juga obat jerawat. Anda mungkin harus mencoba beberapa macam obat sebelum akhirnya menemukan produk yang cocok dengan kulit wajah. Biasanya produk ini dipasarkan dengan kemasan dan harga yang berfariasi. Ingat! Mahal tak menjamin produk tersebut cocok dan bisa mengatasi masalah jerawat Anda.


3. Berhati-hati dengan penggunaan produk kecantikan. Hanya gunakan make-up, pelembab atau tabir matahari hanya yang tanpa minyak. Biasanya jika tertulis “nonacnegenic” atau “noncomedogenic” di label keterangan, produk tersebut lebih baik.


4. Saat mengenakan produk untuk rambut, usahakan jangan sampai kena ke wajah. Tutupi wajah Anda dengan handuk saat menggunakan minyak rambut, hairspray atau mousse. Setelah selesai mandi, jangan lupa kembali bilas wajah Anda untuk menghilangkan kemungkinan bekas shampo atau conditioner tertinggal di wajah.


5. Jangan sampai keringat, bakteri dan kotoran menempel di wajah. ikat rambut anda saat panas dan hindari memakai topi dan kaca mata.


6. Sebaiknya Anda coba temui dokter ahli. kulit jika jerawat Anda mulai mempengaruhi percaya diri Anda. Dokter bisa memberikan saran obat terbaik dan bagaimana pemakaian paling efektik.


7. Ubah pola diet Anda. Makan coklat, permen dan makanan berminyak dapat merubah gestur kulit Anda. Batasi asupan junk food, dapatkan lebih banyak vitamin dan ganti lifestyle Anda agar lebih sehat. tidur yang teratur, dan jangan biarkan tubuh kekurangan cairan.


Cara menghilangkan jerawat melalui tips seperti diatas aman bagi kesehatan dan tidak akan menyebabkan toksin bagi tubuh anda. Tidak sama halnya dengan cara menghilangkan jerawat menggunakan bahan kimia, bahan kimia terkadang mampu menyebabkan iritasi yang berkepanjangan. Cara menghilangkan jerawat berbahan kimia perlu diwaspadai terkadang dalam produk penghilang jerawat yang kita gunakan mengandung merkuri (raksa) dan formalin yang berbahaya bagi kesehatan kulit tubuh kita. Jangan sampai keinginan menghilangkan jerawat di wajah justru merusak kecantikan wajah anda. Gunakanlah cara menghilangkan jerawat yang aman bagi wajah anda.